CARA MENDAFTAR PAYZA.COM


Payza.com resmi direlease 14 Mei 2012 sebagai transformasi dari alertpay.com yang telah berganti nama. Payza adalah perusahaan dalam WWW menyediakan jasa pembayaran dan pengiriman uang dengan aman dan cepat melalui surat elektronik (e-mail), menggantikan metode lama yang masih menggunakan kertas, seperti cek dan wesel
Payza menjamin kerahasiaan informasi pribadi anda, sehingga siapapun tidak akan dapat mengakses informasi yang terkadung di dalam rekening anda, payza juga menjamin setiap  transaksi online anda karena Alertpay menggunakan system keamanan dengan teknologi calledSecureSocket Layer (128 bit SSL) sehingga pada saat transaksi tidak ada yang dapat membaca informasi anda.
Payza telah terintegrasi dengan semua bank yang ada dan tersebar di 190 Negara.
Semua bank di Indonesia juga telah terhubung dengan payza.com
.
PAYZA = ADALAH NAMA BARU DARI ALERTPAY
.Klik Disini untuk mendaftar Payza ,Dan ikuti langkah-langkah dibawah ini :


Klik Sign Up


Pilih akun "Personal Pro" Untuk fasilitas medium dalam bertransaksi


Isi data - data lengkap Anda diatas ( Asli Sesuai KTP ) , Klik next step

Isi dengan data - data diatas sesuai dengan data anda lalu klik "Finals Step "
JANGAN LUPA MENCATAT TRANSACTION PIN & PERTANYAAAN KEAMANAN 
Hal ini sangat penting pada kemudian hari untuk bertransaksi dan jangan sampai lupa
Catat pada notepad, atau bahkan tulis di balik keyboard anda agar tetap ingat
Setelah itu silahkan anda cek email konfirmasi di email yang anda daftarkan


Klik email yang dikirim oleh payza


Setelah itu klik link verifikasi pada kotak diatas




Selamat akun payza.com anda sudah siap untuk digunakan

Akun payza yang belum terverifikasi tetap bisa menerima dan mengirim uang secara normal


MATERI TAMBAHAN TENTANG PAYZA.COM

1. Cara jual beli dollar Payza di exchanger = klikdisini
2. Cara verifikasi Payza dengan credit card = klikdisini
3. Cara verifikasi Payza dengan bankwire transfer = klikdisini
4. Cara deposit Payza 
dengan credit card = klikdisini
5. 
Cara deposit Payza dengan bankwire transfer = klikdisini
6. Cara membeli posisi di Jsstripler dengan dollar payza 

PAYMENT PROCESSOR


Dalam menjalankan Online Business yang bersifat global kita harus memiliki akun di Payment Processor, yaitu semacam lembaga keuangan yang menyediakan jasa transaksi keuangan online. Melalui Payment Processor inilah kita akan melakukan penyimpanan / deposit, pembayaran, dan penarikan uang. Ada beberapa processor yang umum digunakan, Paypal yang lebih dulu ada, Payza (dul ubernama Alertpay), Liberty Reserve, Solid Trust, dan ada beberapa lagi. Tapi dalam penjelasan ini saya hanya akan menjelaskan 2 processor saja, yaitu AlertPay (AP) dan Liberty Reserve (LR) karena 2 processor ini sekarang yang banyak penggunanya.



Proses Transaksi :


 

Setelah kita punya akun dalam sebuah Payment Processor, kita dapat melakukan transaksi OB yang menggunakan processor tersebut. Sebelumnya kita harus mengisi ballance / deposit di processor tersebut melalui kartu kredit atau bank (transfer melalui bank disebut Bank Wire dan prosesnya agak lama bisa sampai seminggu baru terkirim). Setelah processor kita terisi dana, baru kita dapat melakukan transaksi dengan OB yang kita ikuti. Dalam hal menarik komisi dari OB, prosesnya adalah kebalikannya. Kita melakukan penarikan dana dari OB ke dalam processor dan dari processor kita bisa transfer langsung ke kartu kredit atau ke bank lokal (bank lokal Indonesia yang menyediakan link dengan processor ini masih terbatas, silahkan search di google dengan kata kunci "mentransfer dana alertpay ke bank lokal Indonesia").  Baru-baru ini Payza menyediakan kartu debit yang dapat digunakan untuk menarik dana melalui ATM yang berlogo Visa.


Membuat Account di Payza (Alert Pay) :

Untuk Panduan Silahkan klik link dibawah ini :


Langkah-langkah dalam membuat akun alertpay silahkan buka link berikut 






PERTIMBANGAN UNTUK MEMILIH PAYMENT PROCESSOR



  Alertpay

Alertpay  merupakan perusahaan yang menyediakan jasa transaksi  penjualan/pembelian secara oniline melalui e-currency. Alertpay  berkedudukan  di Montreal, Quebec, Kanada dan berdiri pada tahun 2005.  Alertpay telah mensupports 22 mata uang dan diterima oleh  bank dari  43  negara.


Kelebihan :
  • Terdapat sistem dispute, apabila hyip yang diikuti tidak membayar ada  kemungkinan dikembalikan oleh alertpay melalui dispute (syarat dan  ketentuan berlaku)
  • Lebih  dianak emaskan oleh admin hyip karena pembayaran melalui alertpay ini  biasanya lebih lama bertahan dibandingkan dengan pengguna payment  processor lainya. Maksudnya apabila ada suatu hyip yang akan scam,  pengguna liberty sudah tidak lagi menerima pembayaran, tetapi pengguna  alertpay masih dibayar karena admin hyip takut apabila account alertpay  mereka di feeze.
  • Banyak merchant online yang juga menerima pembelian barang melalui Alertpay 
Kelemahan :
  •  Account harus diverified apabila ingin bebas bertransaksi secara  unlimited, apabila menggunakan standart account dibatasi maximal  transaksi 100$ per bulannya.
  • Fee yang besar
  • Minimal pembayaran melalui alertpal sebesar 1$
  • Sangat sedikit hyip yang menerima alertpay sebagai alat pembayarannya.

Antara Bisnis Online & Ponzi


Apa itu Skema Ponzi

Ponzi sebenarnya adalah nama seorang kelahiran Italia, Carlo Pierto Giovanni Guglielmo Tebaldo Ponzi yang lahir pada tahun 1882 dan kemudian dikenal sebagai Charles Ponzi.
Pada tahun 1920, Charles Ponzi membuat skema bisnis yang menghimpun para investor dengan menjanjikan profit (keuntungan bersih) sebesar 45% perbulan atau 100% dalam waktu 90 hari. Dengan modus investor membeli sebuah kupon potongan harga biaya balasan surat pos luar negeri yang dibeli dengan harga dalam negeri Amerika (tentu selisih harganya memang cukup jauh). Belakangan diketahui bahwa Ponzi membayar keuntungan nasabahnya dengan investasi yang telah dibayarkan oleh nasabah lainnya. Dengan kata lain, Ponzi tidak memutar uangnya pada bisnis real yang dia sebutkan sebagai kupon potongan harga balasan surat post luar negeri, karena sebenarnya bisnis seperti itu illegal di dalam hukum perdagangan Amerika (baca arbritase).

Akhirnya usaha Ponzi menghentikan pembayaran profit nasabahnya saat nasabah baru tetap dibiarkan membeli produknya, sedangkan kupon yang harusnya didistribusikan untuk mendapatkan keuntungan yang nyata, kenyataannya tidak bisa dipasarkan. Hanya 27.000 kupon dari 1.600.000 kupon yang berhasil Ponzi pasarkan. Dengan segala cara, Ponzi tetap berusaha meyakinkan nasabahnya bahwa kondisi tersebut bersifat sementara sampai negara federal menentukan bahwa skema bisnis Ponzi adalah penipuan besar. Ponzi akhirnya masuk penjara karena tidak bisa membuktikan bahwa bisnisnya akan dapat membayar semua kauntungan dari nasabahnya.



Skema Piramidal, Skema Ponzi lainnya


Apa itu skema piramydal ? Skema ini sebenarnya hanya mengubah sedikit dari skema Ponzi, hanya sedikit lebih "terstruktur". Member yang baru bergabung akan membayar sejumlah uang, dimana sebagiannya akan langsung disalurkan kepada sponsornya atau uplinenya. Skema ini kemudian dikenal dengan skema matrix yang pembagian distribusi pembayarannya dibatasi sampai level jaringan tertentu. Pengelola biasanya mengatur pola distribusi sesuai jenjang dalam pola matrixnya, sesuai level dalam jaringan. Persentase yang didistribusikan umumnya bervariasi sekitar 50% dari harga produk yang ditawarkan. Misalnya yang didistribusikan kepada sponsor adalah 10% untuk level 1, 7% untuk evel 2, dan seterusnya.

Apa yang bisa kita lihat dari skema ini ? Harga produk yang sebenarnya adalah kurang dari setengahnya, bahkan mungkin hanya sebesar 20%. Skema ini adalah skema yang digunakan dalam system Multilevel Marketing (MLM). Alasan perusahaan adalah bahwa pembagian keuntungan tersebut tidak lain dari biaya yang seharusnya dikeluarkan oleh perusahaan jika produk mereka dipasarkan secara offline, yaitu biaya manajemen, pemasaran, dan pendistribusian barang. Dengan system MLM, perusahaan hanya butuh 1 kantor dan 1 gudang (selain pabriknya sendiri tentunya).

Bagaimana dengan bisnis investasi ? Jelas, jika suatu bisnis investasi menggunakan skema piramydal, bisnis itu sebenarnya juga melakukan sistem ponzi, hanya saja mungkin mekanisme distribusi pembayarannya dilakukan langsung oleh system. Bedanya, piramidal "mewajibkan" membernya untuk merekrut member lain, sedangkan skema ponzi tidak perlu mensyaratkan merekrut afiliasi / downline, yang penting jumlah pendaftar terus meningkat agar dapat terus membayar profit member lama.


Bisnis investasi yang jelas-jelas menggunakan sistem piramidal adalah arisan berantai yang pada pertengahan tahun 90-an ramai dilakukan orang2 Italia. Sampai sekarangpun skema ini masih dilakukan di Indonesia, dengan embel-embel "keikhlasan saling membantu" atau membeli dan menjual kembali (reseller) ebook yang sebenarnya tidak bernilai, dengan menggunakan label beberapa Bank lokal, bahkan dengan hadiah perjalanan ibadah, dan modus-modus marketing lainnya.